Jangan Minta Kenaikan Gaji!
Tulisan gw di Kaskus, copas aja ah lagi males ngedit
Bro, sadar gak kalo ternyata setiap bro meminta gaji, kemungkinan bro untuk dipecat semakin besar?
Logikanya begini, seumpama bos bro memiliki anggaran Rp.1.000.000 untuk ngegaji 5 karyawan (termasuk bro). Berarti masing2 karyawan dapet Rp.200.000.
Lalu suatu ketika harga barang2 tiba2 naik. Bro dan kawan2 kompakkan demo minta kenaikan gaji jadi Rp.250.000, sedangkan anggaran bos bro tetap Rp.1.000.000. Maka apa yang akan terjadi? Terpaksa untuk menaikkan gaji, si bos harus memecat salah satu karyawannya. orang sial itu mungkin aja adalah elo!
Itu kalo anggarannya tetep 1 juta. Seringnya sih kalo harga barang naik tiba2, anggaran si bos juga menurun krn omzet dagangnya turun, apa akibatnya? Tentu aja kemungkinan di pecat semakin besar dan besar 

Ini sesuai dengan teori penawaran dan permintaan pada pasar tenaga kerja. Singkatnya, kalo UMR (upah minimum regional) naik, perusahaan akan mempekerjakan lebih sedikit karyawan krn terbatas modal. Akibatnya pemecatan di mana2, orang susah dapet kerja, pengangguran jadi tinggi
.
Karena UMR tinggi, maka muncullah hal2 yang merugikan karyawan kayak sistem kerja kontrak, rendahnya benefit dari perusahaan, rendahnya keamanan kerja, lemahnya daya tawar karyawan dll.
Selain itu, karena pengangguran tinggi, maka muncullah yang disebut sebagai black market, misalnya mempekerjakan anak di bawah umur, gaji di bawah UMR dll. Belom lagi dampak negatif pengangguran seperti cemburu sosial, kejahatan, kemiskinan…
Sebaliknya kalo UMR turun, perusahaan akan berlomba2 mencari karyawan, pengangguran hilang…pengusaha senang
, pemerintah senang
…karyawan yang susah! Gila aja lo, UMR dah rendah gini diturunin lagi? Mau makan
apah?
Kalo gaji naik
- Kemungkinan dipecat tambah besar
- nyusahin orang dan nambah pengangguran
- kalo dipecat susah nyari kerja
- pengangguran = kejahatan sosial bertambah
Kalo gaji turun
- dijamin gak nganggur,
- tapi tiap hari kudu makan
. mau beli beras, duit dari mana?
Lah? Jadi gimana dong?
Ya udah! Gak usah jadi KARYAWAN! jadilah PENGUSAHA
Dengan jadi pengusaha, kita gak akan nyusahin orang lain. Yang ada kita malah ngebantu orang ngebulin dapur dengan menciptakan lapangan kerja.
Jadi pengusaha juga gampang kok, gak sesusah jadi karyawan!
Capek tau hari gini keliling2 nyari lowongan, mening cari tempat nongkrong, buka dagangan, tunggu pembeli sambil
. Atau bisa juga jualan di FJB, pajang barang dagangan, tinggal shantai nunggu pembeli
Trus tabung sebagian untung, bikin usaha lebih besar lagi, tabung lagi, investasi lagi, tabung lagi, investasi lagi….Mudah kan? Cara ini udah terbukti mengubah seorang tukang batu menjadi pengusaha besar yang suksessssssss
So, berhentilah mengemis kenaikan gaji, dan JADILAH SEORANG ENTREPRENEURRR


Oktober 22, 2008 at 5:23 pm
saya memberikan anda 1 free ticket untuk seminar leadership, jika anda ingin datang silahkan registrasi, jika tidak teruskan pesan ini , silahkan liat pesan asli di blog : arylangga.blogspot.com
Oktober 24, 2008 at 12:57 pm
weisss…bener banget tu bro
Oktober 25, 2008 at 8:11 pm
dah lama gw pikirin masalah begini. hebat lu bisa nulisnya dengan enak.
Iya tuh agak aneh emang orang-orang yang merasa membela pekerja dengan terus memperjuangkan naiknya UMR. Padahal UMR naik berarti inflasi naik, barang makin mahal, ongkos produksi nambahh, perusahaan bangkrut, ujung-ujungnya PHK.
Kalau kejadian kaya begitu sebenarnya malah mematikan orang yang usaha sendiri. Soalnya mau UMR naik puluhan kali lipat juga, penghasilan mereka ga terkatrol. Padahal orang-orang yang usaha sendiri inilah yang
punya potensi untuk berkembang dan bikin lapangan kerja untuk orang lain.
Oktober 30, 2008 at 10:41 pm
why work for some one else if you can work for your self ??
(nyontek quote temen).
Nice post! Keep writing. And visit mine, OK??
Hajimashite,
Desember 25, 2008 at 10:02 pm
Jiah, ini mah teknik gerilya para pengusaha lewat para motivator gak jelas itu, agar para karyawan gak mnuntut gaji… (padahal bisa jadi sebenarnya besaran gaji masih dibawah standar dari anggaran).
Hanya 1 motivator yang gw suka, yaitu MT, motivator yang laen cuma Motivator MLM! Meres karyawan level bawah buat bersabar n tetep semangat n jarang menyindir level atas.
Tapi susah juga sih soalna tipikal orang melayu itu masih tergolong berkemampuan rendah… suka menghindari masalah, n lambat berkembang
Desember 27, 2008 at 10:42 am
waduh Mas Eko, nggak kok, itu bukan taktik pengusaha. Saya anak Ekonomi mas eko, dan hal ini dipelajari di kampus saya. Ini bukan untuk ngedorong karyawan untuk bersabar kok, malah saya ngeodorng karyawan untuk TIDAK BERSABAR. mening keluar aja dan bikin usaha sendiri.
Mei 23, 2009 at 8:42 am
Bener juga lo gw tadinya takut keluar sekolah mo kerja dimana, tp setelah baca artikel mas. Aq jadi tenang and gak ngeharapin jadi budak